Trump Telepon Xi Jinping Bahas Iran: Ajak China Ikut Tekan Teheran
Laporan Dumai — Trump Telepon Xi Jinping Mantan Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini melakukan pembicaraan dengan Presiden China, Xi Jinping, dalam upaya untuk mendekatkan kedua negara dalam menanggapi perkembangan terbaru terkait Iran. Melalui telepon yang digelar minggu lalu, Trump mengajak Xi untuk bekerja sama dalam menekan pemerintah Iran, yang telah menjadi sumber kekhawatiran internasional terkait program nuklirnya dan pengaruh geopolitiknya yang terus berkembang di Timur Tengah.
Tekanan terhadap Iran
Menurut sumber yang dekat dengan pembicaraan tersebut, Trump menyampaikan kekhawatirannya terkait kebijakan Iran yang semakin agresif di kawasan Timur Tengah. Terutama, perkembangan terkait program nuklir Iran yang dipandang oleh banyak negara sebagai ancaman terhadap stabilitas kawasan dan keamanan global.
“Dengan tegas, saya mengingatkan Xi bahwa ancaman Iran tidak hanya menjadi masalah bagi Amerika, tetapi juga bagi China yang memiliki kepentingan besar di kawasan tersebut, terutama terkait dengan jalur perdagangan dan energi. Kami perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa Iran tidak menjadi ancaman yang lebih besar,” ungkap Trump dalam pernyataannya.
Baca Juga: Satpol PP Balikpapan Tertibkan Reklame Tak Berizin usai Kena Sentil Presiden Prabowo
China dan Kepentingannya di Timur Tengah
Xi Jinping, meskipun dikenal lebih fokus pada hubungan ekonomi dan perdagangan, juga menunjukkan kekhawatiran mengenai kebijakan Iran. China memiliki hubungan ekonomi yang erat dengan Iran, terutama dalam bidang energi. Sebagai salah satu importir terbesar minyak mentah Iran, Beijing memiliki ketergantungan terhadap pasokan energi dari Teheran, meskipun dalam beberapa tahun terakhir China juga mulai mencari alternatif pasokan energi di kawasan lainnya.
Namun, dengan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, China telah semakin menyadari bahwa stabilitas kawasan ini penting untuk rencana pembangunan infrastruktur besar-besaran seperti Belt and Road Initiative (BRI), yang membutuhkan hubungan yang baik dengan negara-negara penghasil energi, termasuk Iran.
Trump Telepon Xi Jinping Pentingnya Kerja Sama China-AS
Dalam percakapan tersebut, Trump dan Xi sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam rangka menekan Iran, namun dengan pendekatan yang hati-hati. Trump mengusulkan penerapan sanksi yang lebih ketat, serta memperkuat aliansi dengan negara-negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk membatasi pengaruh Iran di kawasan tersebut. Sementara itu, Xi menekankan perlunya dialog dan diplomasi dalam menangani isu-isu internasional yang sensitif, meskipun ia menyatakan bahwa China tidak akan mendukung upaya yang dapat merusak stabilitas regional secara lebih luas.
“China memiliki peran besar untuk memastikan bahwa perdamaian dan keamanan di Timur Tengah dapat terjaga. Kami tidak ingin Iran menjadi ancaman global, tetapi kami juga tidak ingin melihat ketegangan yang tidak perlu merusak keseimbangan politik di kawasan ini,” ujar Xi dalam percakapan tersebut.
Proyeksi Ke Depan: Pengaruh Trump dalam Diplomasi Global
Pembicaraan ini menunjukkan bahwa meskipun Trump tidak lagi menjabat sebagai presiden, pengaruhnya dalam politik internasional, terutama dalam hubungan antara AS dan China, tetap signifikan.




